★welcome to my word★

Selasa, 07 Agustus 2012

Lima Rekor Dunia Kembali Pecah

LONDON, (PRLM).- Memasuki hari kedelapan pelaksanaan Olimpiade London 2012, lima rekor dunia kembali pecah pada perhelatan olah raga terbesar di dunia tersebut. Kelima rekor dunia yang dapat dipecahkan tersebut adalah pada cabang olah raga angkat besi, renang, dan menembak.
Pada angkat besi, lifter asal Kazahstan, Ilya Ilin sukses memecahkan dua rekor dunia pada kelas 94 Kg putra. Ilin membuat rekor dunia pada clean and jerk dengan angkatan 233 Kg, dan rekor dunia pada total angkatan dengan 418 Kg.
Dengan hasil tersebut, Ilin meraih medali emas untuk negaranya, sedangkan medali perak diraih oleh lifter asal Rusia, Alexander Ivanov dengan total angkatan 409 Kg, dan medali perunggu direbut Anatoli Ciricu dari Moldova dengan total angkatan 407 Kg.
Pada cabang olah raga renang, perenang asal Cina, Sun Yang memperbaiki rekor dunianya sendiri ketika menang pada nomor gaya bebas 1500 meter putra, pada pertandingan yang berlangsung di Aquatic Center, Sabtu (4/8) waktu setempat atau Minggu (5/8) dini hari WIB.
Sun menyentuh tembok finis dengan catatan waktu 14 menit 31,02 detik, memperbaiki rekor lamanya yaitu 14 menit 34.14 detik yang dibuatnya tahun lalu pada kejuaraan dunia di Shanghai.
Sun sebelumnya memperbaiki rekor dunia perenang Australia Grant Hackett pada nomor 1.500 meter gaya bebas di Shanghai, memperbaiki rekor yang bertahan selama 10 tahun dan pecah pada era dibolehkannya mengenakan baju renang berteknologi tinggi.
Ryan Cochrane dari Kanada meraih medali perak dengan catatan 14:39.63, dan mantan juara Oussama Mellouli dari Tunisia meraih medali perunggu dengan waktu 14:40.31.
Terjadi kontroversi sebelum start babak final, ketika Sun menyentuh air sebelum perlombaan dimulai, tetapi ia menampik melakukan salah start. "Saya tidak mendengar suara hakim karena suasana amat bising. Saya kira saya akan di diskualifikasi (setelah star salah)," kata Sun. "Saya tidak sengaja melakukan itu dan saya amat khawatir di diskualifikasi," ujarnya menambahkan.
Badan ranang dunia FINA mengatakan, Mellouli sebelumnya memprotes tentang awal lomba itu, tetapi akhirnya perenang dari Tunisia itu menerima keputusan wasit dan tidak akan melakukan banding. "Tidak ada perenang lain yang memprotes start itu," kata juru bicara FINA.
Ini merupakan raihan medali emas kedua Sun dalam perlombaan itu, setelah sebelumnya ia menjadi perenang China pertama di kolam renang yang meraih medali emas di nomor 400m gaya bebas.
Sementara itu pada nomor medley relay 4x100 meter putri, Amerika Serikat mampu mengukir sejarah dengan memecahkan rekor dunia setelah mencatat waktu tercepat 3 menit, 52,05 detik.
Amerika yang diperkuat oleh perenang handalnya Missy Franklin, Rebecca Soni, Dana Vollmer, dan Allison Schmitt mengalahkan Australia yang hanya mampu meraih medali perak dengan catatan waktu 3 menit 54, 02 detik. Sementara medali perunggu diraih Jepang dengan 3 menit 55,73 detik.
Pada cabang menembak, atlet menambak asal Italia, Jessica Rossi memecahkan rekor dunia pada nomor trap putri setelah meraih poin tertinggi 99 poin. Sementara medali perak diraih atlet menembak asal Slovalia, Zuzana Stefecekova dengan total poin 93, sedangkan atlet menembak asal Perancis. Delphine Reau hanya mampu meraih medali perunggu setelah meraih poin yang sama dengan Stefecekova yaitu 93

0 comments:

Posting Komentar

Get Free Music at www.divine-music.info
Get Free Music at www.divine-music.info

Free Music at divine-music.info