★welcome to my word★

Sabtu, 01 September 2012

Jumpa Madrid, City di Grup Neraka Lagi


Jumpa Madrid, City di Grup Neraka Lagi




MONACO - Jalan terjal kembali harus dihadapi Manchester City dalam kompetisi Liga Champions 2012-2013. Jawara Premier League itu kembali harus tergabung di grup neraka.

Undian babak penyisihan grup Liga Champions 2012-2013, baru saja selesai dihelat UEFA di Monaco, Kamis (30/8/2012) malam. Beberapa mantan pemain seperti Ruud Gullit dan Fabio Cannavaro di plot sebagai pengambil bola undian.

Dalam undian tersebut, tim besutan Roberto Mancini harus kembali bertemu dengan lawan-lawan tangguh. Jika di musim lalu, City harus berjibaku melawan Bayern Munich, Napoli dan Villarreal, di musim ini lebih berat lagi.

Lawan yang harus dihadap Sergio Aguero dkk adalah juara di Liga masing-masing. Ya, City tergabung di Grup D bersama jawara La Liga Real Madrid, Ajax Amsterdam (Eredivisie Belanda), dan kampiun Bundesliga Borussia Dortmund.

Sementara itu, jawara Liga Champions musim lalu Chelsea juga akan mendapat lawan tangguh. The Blues tergabung di Grup E bersama peraih scudetto Serie A Juventus, Shakthar Donetsk serta debutan asal Denmark, Nordsjaelland.

Finalis musim lalu Bayern Munich harus berhadapan dengan Valencia, Losc Lille dan BATE Borisov di Grup F. Sedangkan, Barcelona dihadang Benfica, Spartak Moskow dan Celtic.

Selanjutnya, ke-32 tim yang telah dipisah jadi delapan grup ini akan melakoni laga penyisihan grup yang akan dimulai pada 18 dan 19 September 2012.

Hasil Drawing Liga Champions 2012-2013:

Grup A:
 FC Porto, Dynamo Kiev, Paris Saint-Germain, Dinamo Zagreb

Grup B: 
Arsenal, Schalke, Olympiakos, Montpellier

Grup C: AC Milan, Zenit St Petersburg, Anderlecht, Malaga

Grup D:
 Real Madrid, Manchester City, Ajax, Borussia Dortmund

Grup E: Chelsea, Shakhtar Donetsk, Juventus, Nordsjaelland

Grup F: Bayern Munich, Valencia, Lille, BATE Borisov

Grup G: Barcelona, Benfica, Spartak Moscow, Celtic

Grup H: Manchester United, Sporting Braga, Galatasaray, CFR Cluj

Xavi: Barca Ciptakan Kesalahan Fatal


Xavi: Barca Ciptakan Kesalahan Fatal


MADRID – Barcelona seharusnya mampu menjuarai Piala Super Spanyol. Namun, akibat kesalahan fatal yang terjadi di lapangan, semuanya hilang, Demikian penilaian playmaker Blaugrana, Xavi Hernandez usai timnya kalah dari Real Madrid 1-2.
 
“Kartu merah itu sangat menyakitkan kami,” kata Xavi, seperti dilansir situs resmi Barcelona.
 
Seperti diketahui bahwa pada pertandingan bertajuk El Clasico tersebut, Antonio Miguel Mateu Lahoz yang menjabat sebagai wasit mengusir bek Barca, Adriano Correia pada menit ke-28 usai melanggar Cristiano Ronaldo.
 
Meski Barcelona gagal mengangkat trofi Piala Super Spanyol, tampaknya Xavi enggan larut dalam kesedihan. Playmaker Barca tersebut mengungkapkan bahwa kekalahan timnya atas Real Madrid dapat membangkitkan semangat juang punggawa Barca.
 
“Kami sudah berusaha membalas dua gol melalui kekuatan sepuluh pemain. Bahkan kami mampu menyuguhkan permainan terbaik kami. Lebih dari itu, kami menciptakan banyak peluang untuk memenangkan pertandingan tersebut, sambung Xavi.
 
“Sekarang kami harus mengubah mentalitas kami dan berpikir mengenai pertandingan La Liga pekan ini,” tutup pemain internasional Spanyol tersebut.

Sabet Supercopa, Madrid Selingi Dominasi Barca


Sabet Supercopa, Madrid Selingi Dominasi Barca



MADRID - Real Madrid berhasil menjadi juara Supercopa Spanyol 2012, usai menundukkan Barcelona 2-1, pada pertandingan leg kedua yang berlangsung pagi ini. Kendati agregat akhir 4-4, Madrid berhak menang karena memiliki keunggulan gol tandang.

Dengan hasil tersebut, Madrid mengakhiri dominasi Barcelona yang selalu menjadi juara selama tiga tahun terakhir. Kini, Madrid telah mengoleksi sembilan gelar, sementara Barcelona tetap menjadi yang terbanyak dengan 10 gelar.

Babak I
Peluang pertama Madrid hadir pada menit ke-8. Higuain berdiri bebas dan tinggal berhadapan dengan Victor Valdes. Namun, bola hasil tendangannya berhasil diantisipasi dengan baik oleh Valdes.

Pada menit ke-11, Madrid membuka keunggulan melalui Higuain. Menerima umpan jauh dari Pepe, striker berkebangsaan Argentina itu tinggal berhadapan dengan Valdes, dan akhirnya berhasil menjebol gawang Barcelona. 1-0 untuk Madrid.

Delapan menit berselang, Madrid berhasil menambah keunggulan melalui Ronaldo. Mendapat umpan panjang, Ronaldo berhasil mengelabui Pique sebelum akhirnya menyarangkan bola ke gawang Valdes, melalui tendangan kerasnya. Tuan rumah pun memimpin 2-0.

Seakan belum puas dengan keunggulan dua gol, Madrid terus menggempur pertahanan Barcelona. Pada menit ke-24, berawal dari dari tendangan bebas, Pepe berhasil memasukkan bola ke gawang Valdes melalui sundulannya. Namun, gol tersebut dianulir karena Pepe kedapatan mendorong Javier Mascherano.

Pada menit ke-28, Adriano diberi kartu merah oleh wasit usai melanggar Ronaldo yang tengah berlari bebas menuju gawang Valdes. Akibatnya, pada menit ke-32, Tito Vilanova mengganti Alexis Sanchez dengan Martin Montoya.

Pada menit ke-45, Barcelona akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan melalui tendangan Lionel Messi. Bola hasil tendangan pemain asal Argentina itu berhasil menembus pagar betis sebelum akhirnya bersarang di gawang Casillas.

Selanjutnya, tak ada gol tambahan bagi kedua tim. Babak pertama pun berakhir dengan skor 2-1 untuk keunggulan tim tuan rumah.

Babak II
Pada menit ke-62, Pedro nyaris saja membobol gawang Madrid. Setelah terbebas dari jebakan offside, Pedro tinggal berhadapan dengan Casillas. Namun, tendangan kerasnya berhasil diselamatkan dengan gemilang oleh kapten Timnas Spanyol tersebut. Gawang Madrid pun tetap aman.

Memasuki menit ke 67, giliran Madrid mendapat peluang emas. Sami Khedira berhasil melewati beberapa pemain Barcelona dan menggiring bola hingga ke dalam kotak penalti. Saat tinggal berhadapan dengan Valdes, Khedira pun melepaskan tembakan. Namun, dengan cemerlang, Valdes berhasil memblok bola.

Selanjutnya, kedua tim masih silih berganti menyerang. Dan, pada menit ke-80, Madrid nyaris menambah keunggulan melalui Higuain. Sayang bola hasil tendangannya masih mengenai tiang gawang Valdes, sehingga gawang Barcelona pun tetap aman.

Barcelona, yang memerlukan satu gol lagi untuk menjadi meraih trofi, terus melancarkan serangan-serangan berbahaya. Pada menit ke-92, Montoya tinggal berhadapan depan dengan Casillas. Sayang, bola berhasil dihalau dengan baik oleh Casillas. Satu menit kemudian, giliran Messi yang mengancam, tapi tendangannya masih jauh melebar.

Peluang Messi tersebut rupanya menjadi peluang terakhir pada pertandingan ini. Hingga peluit panjang tanda pertandingan berakhir, skor pun 2-1 pun tidak berubah. Dengan hasil tersebut, Madrid berhak menjadi juara karena keunggulan gol tandang, setelah mencetak dua gol di Camp Nou.

Susunan Pemain:
REAL MADRID: Casillas, Ramos, Pepe, Arbeloa, Marcelo, Alonso, Ozil (Modric 83’), Khedira, Di Maria (Callejon 79’), Ronaldo, HiguaĆ­n (Benzema 82’)

BARCELONA: Valdes, Adriano, Alba, Pique, Mascherano, Iniesta, Xavi, Busquets (Song 75’), Sanchez (Montoya 32’), Pedro (Tello 82’)

"Ini Kesalahan Saya dan Mascherano"


"Ini Kesalahan Saya dan Mascherano"



MADRID – Barcelona gagal mempertahankan gelar juara Piala Super Spanyol untuk yang keempat kalinya. Raksasa Katalan itu tumbang 1-2 di tangan Real Madrid pada leg kedua yang berlansung di Santiago Bernabeu, Jumat dini hari tadi.
 
Rasa kecewa lantas menghampiri bek Blaugrana, Gerard Pique. Terlebih dua gol Madrid hadir saat pertandingan baru menginjak 20 menit awal.
 
“Hari ini kami harus kehilangan piala hanya dalam waktu dua puluh menit. Saya dan Mascherano telah membuat kesalahan besar pada pertandingan tersebut,” sesal Pique.
 
“Mereka sangat kuat. Namun, kami memainkan pertandingan yang luar biasa pada babak kedua, mengingat kami bermain hanya dengan sepuluh pemain,” sambungnya, seperti dilansir situs resmi Barcelona.
 
Ada hal menarik pada duel bertajuk El Clasico tersebut. Dua bintang dari dua kubu berbeda sama-sama mencatatkan rekor individu. Seperti Cristiano Ronaldo yang berhasil membobol gawang Valdes, yang kemudian menjadikannya sebagai pemain kedua yang mencetak gol pada lima pertandingan beruntun di ajang El Clasico, di bawah raihan Ivan Zamorano.
 
Sementara Messi menasbihkan dirinya sebagai top scorer Barca pada duel tersebut usai mencetak satu gol pada menit ke-45. Messi berhasil mematahkan catatan legenda Barca, Cesar Rodriguez dengan torehan 14 gol. Namun, torehan Messi tersebut masih berada di bawah pemain Madrid era 1960-an, Alfredo Di Stefano yang mengemas 18 gol.

Atletico Pecundangi Juara Liga Champions

Atletico Pecundangi Juara Liga Champions



MONACO - Juara Liga Champions Chelsea dipecundangi kampiun Europa League, Atletico Madrid dengan skor telak 4-1. Radamel Falcao jadi aktor utama kesuksesan Los Colchoneros menjuarai UEFA Super Cup dengan hattricknya.

Tampil di Stade Louis II, Monaco, Sabtu (1/9/2012) dini hari WIB, Chelsea selaku jawara Liga Champions tampil dengan mengandalkan duet maut baru, Eden Hazard dan Fernando Torres. Sementara Atletico tetap mengandalkan mesin golnya Radamel Falcao.

Sama-sama menampilkan permainan terbuka, Chelsea kecolongan gol saat laga baru berjalan enam menit. Berawal dari umpan terobosan, Falcao berhasil mengejar bola dan melepaskan tendangan chip yang tak mampu dijangkau Petr Cech. Gol Falcao ini tercatat sebagai gol tercepat di ajang Piala Super Eropa.

Ketinggalan 0-1, Chelsea coba merespon dengan meningkatkan intensitas serangan. Dua peluang didapat pada menit ke-12, lewat Frank Lampard dan Hazard, namun belum membuahkan gol.

Justru, Atletico yang sukses menggandakan keunggulannya pada menit ke-19. Lagi-lagi Falcao yang mencatatkan namanya di papan skor.

Berawal dari kesalahan David Luiz dalam memotong bola, Falcao berhasil menerima bola, untuk kemudian melepaskan tembakan kaki kiri melengkung yang bersarang telak di pojok kanan gawang Cech. Jawara Europa League ini pun kian di atas angin dengan keunggulan 2-0.

Ancaman terus dilancarkan Atletico lewat serangan balik cepat. Pada menit ke-28, klub besutan Diego Simeone ini nyaris mencetak gol ketiganya, andai tendangan Gabi dari dalam kotak penalti tidak diblok Cech.

Memasuki setengah jam laga, Chelsea masih kesulitan menembus barisan pertahanan Atletico yang bermain cukup disiplin. Sementara Atletico terus menebar ancaman. Salah satunya lewat aksi Falcao yang hampir mencetak hattrick andai sundulannya memanfaatkan kemelut di muka gawang tidak membentur tiang.

Falcao benar-benar on-fire pada babak pertama ini. Bomber yang direkrut dari FC Porto ini sukses mencetak hattrick usai memaksimalkan umpan Ardan Turan di menit akhir babak pertama. Chelsea harus menerima kenyataan tertinggal 3-0 di paruh pertama.

Di interval kedua, pelatih Chelsea Roberto Di Matteo langsung melakukan perubahan dengan memasukkan gelandang muda berbakat, Oscar menggantikan Ramires demi menambah daya dobrak timnya.

Chelsea membuka peluang pada menit ke-49 lewat Fernando Torres. Sayang, tendangan El Nino masih tipis di sisi gawang.

Di tengah upaya mengejar ketertinggalan, Chelsea harus menerima kenyataan gawangnya kebobolan untuk kali keempat. Gol keempat Atletico dicetak bek tengahnya Miranda yang melakukan overlap pada menit ke-60.

Tertinggal 0-4, Chelsea butuh keajaiban di sisa 30 menit laga untuk membalikkan keadaan. Sedangkan Atletico tak juga mengendurkan intensitas serangannya.

Pada menit ke-69, tendangan bebas Koke memaksa Petr Cech melakukan penyelamatan gemilang. Sementara beberapa menit sebelumnya, Oscar melakukan percobaan dengan tendangan keras, namun melebar.

Upaya keras Chelsea akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-75. Gary Cahill memperkecil ketertinggalan Chelsea (1-4) usai memanfaatkan sepak pojok Frank Lampard.

Mengejar defisit tiga gol di sisa 15 menit laga, Chelsea terus menekan pertahanan Atletico. Tambahan striker dimasukkan Di Matteo dengan menarik Mata dan memasukkan Daniel Sturridge.

Namun, masuknya Sturridge tak banyak membantu Chelsea. Hingga laga usai, Chelsea tak juga mampu mencetak gol tambahan dan harus menerima pil pahit kalah 1-4.

Sementara bagi Atletico, kemenangan ini mengulang sukses mereka pada 2009-2010. Kala itu, Atletico yang masih diperkuat Diego Forlan dan Sergio Aguero juga sukses mempermalukan juara Liga Champions kala itu, Inter Milan.

Susunan Pemain:
ATLETICO MADRID: 
Courtois; Godin; Filipe Luis; Juanfran; Miranda; Mario Suarez; Koke/Raul Garcia (80'); Arda Turan; Gabi; Adrian; Falcao/Emre (86').


CHELSEA: Cech; Ivanovic; Cahill; David Luiz; Cole/Bertrand (89'); Mikel; Lampard; Ramires/Oscar (46'); Mata/Sturridge (81'); Hazard; Torres.

Get Free Music at www.divine-music.info
Get Free Music at www.divine-music.info

Free Music at divine-music.info